dari katong par katong samua

Rekomendasi PKS Tidak Mutlak Pasangan Kepala Daerah

76

Ambon, Tribun-Maluku.com : Penentuan rekomendasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mutlak diberikan kepada pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Bisa saja PKS hanya memberikan rekomendasi untuk balon kepala daerah sementara untuk wakilnya direkomendasikan oleh partai politik lain,” kata Kepala Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan DPW PKS Maluku, Amir Rumra di Ambon, Jumat (8/9).

Untuk tahapan pendaftaran dan pengembalian berkas bakal calon gubernur/cawagub Maluku hingga survei internal di DPW PKS Maluku sudah selesai dan tinggal dilakukan rapat internal untuk menggodok nama-nama balon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Menurut Amir Rumra, penggodokan dilakukan untuk memilih serta menetapkan maksimal tiga nama dan minimal dua nama balon gubernur oleh LPPK baru diusulkan kepada DPP PKS.

“Dari situ baru DPP bisa menurunkan rekomendasi kepada balon gubernur,” katanya.

Untuk menetapkan nama bakal calon gubernur, PKS memiliki sejumlah dasar pertimbangan seperti hasil survei dan tingkat elektabilitas seseorang.

Sehingga otomatis PKS juga tidak memprioritaskan kader terbaiknya secara internal partai karena masih mempertimbangkan faktor keinginan atau respons publik terhadap seorang bakal calon kepala daerah.

“Untuk pilkada gubernur/wagub Maluku ini, PKS tampil sebagai parpol pengusung dan hasil survei para kandidat bukan hanya satu-satunya referensi yang kami pakai karena masih ada penilaian lain seperti elektabilitas, respons publik serta isu apa yang diusung seorang bakal calon dalam visi dan misi mereka,” katanya.

Catatan Antara, balon Gubernur yang mendaftar di PKS antara lain Kakor Brimob Irjen Pol Murad Ismael, Petahana Said Assagaff, Bupati Buru Selatan Tagop Soulissa, Bapati Maluku Barat Daya Barnabas Orno, dan Abdullah Vanath (Mantan Bupati Seram Bagian Timur).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: