dari katong par katong samua

Besok, DPRD Kota Ambon Bahas KUA PPAS Perubahan 2018

41

AMBONMANISE.COM- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ambon menjadwalkan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Pioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2018, Senin (17/9).

Rustam Latupono – Wakil Ketua DPRD Kota Ambon

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono optimis, dengan dimulainya pembahasan KUA PPAS, pengesahan APBD Perubahan 2018 selesai tepat waktu.

“Sesuai mekanise, pembahasan dimulai dari tingkat komisi, setelah itu draf dilimpahkan ke Banggar. Hasil rapat Banggar kemudian dibalikan ke komisi untuk pendalaman. Kita upayakan, kerja maksimal sehingga semua berjalan sesuai target,” ungkap Latupono.

Dikatakan, dalam pembahasan KUA PPAS  Perubahan 2018, DPRD Kota Ambon akan melihat secara detail pergeseran antara belanja, pendapatan dan pembiayaan yang mengalami perubahan.

“Saat ini kita belum bisa berbicara lebih jauh karena belum dilakukan pembahasan. Kalau sudah dibahas, baru kelihatan dinas atau badan mana yang akan ditambahkan anggarannya. Namun sebelumnya DPRD Kota Ambon menanyakan ke masing-masing dinas/badan terkait penyerapan atau realiasi anggaran pada APBD Murni 2018,” ujar Latupono.

Menurut Latupono, penyerapan APBD pasti mengalami peningkatan. Namun secara detail belum dapat dijabarkan karena DPRD Kota Ambon belum mendapatkan jawaban dan rinciannya di setiap dinas/badan.

Latupono berharap, dalam APBD Perubahan ini, lebih mengarah pada pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

Selain itu, dinas -dinas pengumpul akan didorong anggarannya dengan harapan, kedepan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus mengalami peningkatan.

“Kita akan dorong penambahan anggaran pada dinas-dinas pengumpul, kalau program yang diajukan mampu mendongkrat PAD Kota Ambon,” pungkas ia.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Ambon, Ely Toisuta menambahkan, pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan 2018 akan menjadi perhatian serius DPRD Kota Ambon.

Program yang dinilai urgent akan didorong untuk dikerjakan dalam tahun ini.

“Kalau usulan program itu masih dianggap tidak terlalu pioritas, maka kita dorong supaya ditunda tahun depan,: ujar ia.

Terkait dengan penyerapan anggaran pada Dinas Pendidikan yang dinilai belum memenuhi target, lanjut Toisuta akan dievaluasi.

“Dinas pendidikan menjadi salah satu dinas yang harus di eveluasi secara serius. Karena penyerapan anggaran yang berlum sesuai target. Semoga saja sampai Desember nanti bisa selesai,” kata ia. (AM-01)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: