Parade Perahu Hias Meriahkan Festival Teluk Ambon

Salah satu peserta parade perahu hias (Foto : Fic Nand)

Ambon, Tribun-Maluku.com : Parade perahu hias dari 13 regu Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di Provinsi Maluku turut memeriahkan pembukaan perhelatan Festival Teluk Ambon 2017, Jumat (8/9).

Perahu-perahu hias tersebut terparkir tak jauh dari bibir pantai Teluk Ambon Bagian Dalam di sekitar area taman Jembatan Merah Putih, agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang datang menyaksikan jalannya festival yang bertema “Exotic Marine Paradise” atau surga laut eksotis.

Ke-13 perahu yang berjejer rapi itu dihias dengan beragam umbul-umbul, balon, tanaman, poster dan hiasan lainnya yang menarik perhatian.

Perahu yang digunakan pun bermacam-macam, ada yang menggunakan perahu kecil bercadik yang lazim digunakan sebagai sarana melaut oleh nelayan lokal, ada pula yang menggunakan perahu besar yang umum dipakai sebagai transportasi.

Perahu milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku misalnya. Tidak hanya memasang umbul-umbul merah-putih, balon dan poster pemandangan bawah laut, mereka juga menghadirkan dua gadis berpakaian ala putri duyung.

Tak kalah unik, perahu milik tim Pemerintah Provinsi Maluku dihias menyerupai bangunan rumah, lengkap dengan dinding triplek yang dicat mirip tembok dan berpenutup seng.

Perahu berlogo “72” yang menyatakan usia Provinsi Maluku itu, juga membawa tumpangan tiga wanita berbaju cele (pakaian tradisional Maluku) yang memegang bakul anyaman bambu, dan seorang pria bertudung melempar jala ikan ke air.

Sedangkan tim dari Sekretariat DPRD Provinsi Maluku yang menggunakan perahu bercadik, menghias perahu mereka dengan memasang dinding bambu di samping kiri kanan badan perahu dan atap sebagai penutup di atasnya.

Selain parade perahu hias, pada pembukaan perhelatan yang juga dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan beberapa staf dari Kementerian Pariwisata tersebut, digelar pula parade pakaian daerah Maluku dan beragam pameran.

Pameran-pameran tersebut, yakni pameran foto-foto pariwisata dan instagram milik 22 fotografer asal Kota Ambon dan Tual, pameran kuliner dan industri kreatif.

Pada saat yang sama juga digelar lomba mewarnai yang melibatkan 500 siswa PAUD, TK dan SD kelas satu – tiga di Kota Ambon.