Persaingan Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris 2026 berakhir dengan Bali keluar sebagai juara nasional setelah menghadapi Jawa Barat pada Grand Final. Di balik hasil tersebut, kompetisi juga menghadirkan catatan menarik: seluruh anggota tim Jawa Barat berhasil menembus tujuh besar Best Speaker tingkat nasional.
JAKARTA — Lomba Debat Indonesia (LDI) Bahasa Inggris 2026 menuntaskan salah satu pertandingan paling bergengsi di tingkat pelajar nasional dengan mempertemukan Bali dan Jawa Barat di babak Grand Final.
Bali akhirnya keluar sebagai Champion LDI Bahasa Inggris 2026 dan berhak membawa pulang medali emas. Sementara Jawa Barat menyelesaikan perjalanan panjangnya sebagai 1st Runner-Up Nasional dengan medali perak.
Posisi Co-2nd Runner-Up atau peringkat ketiga bersama diraih Banten dan Kepulauan Riau, yang sebelumnya berhasil mencapai babak semifinal.
LDI sendiri merupakan ajang bagi peserta didik jenjang pendidikan menengah yang memiliki bakat dan minat dalam debat. Pusat Prestasi Nasional menjelaskan bahwa kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, analitis, logis, serta memahami berbagai isu global.
Bali Raih Gelar Juara Nasional
Berdasarkan pengumuman hasil Championship LDI Bahasa Inggris 2026, tim Bali diperkuat oleh:
Putu Indira Putri Sena
Nadine Tirza Amadea Riwu Kore
Edgar Wirasasmita
Ketiganya berhasil membawa Bali menjadi Champion LDI Bahasa Inggris 2026 sekaligus meraih medali emas.
Sementara Jawa Barat yang menjadi lawan Bali dalam Grand Final diperkuat oleh:
Christiano Immanuel Uniwaly
Gracio Bintang Wijaya
Samuel Nathan Andriawan
Tim Jawa Barat menyelesaikan kompetisi sebagai 1st Runner-Up Nasional dan meraih medali perak.
Banten memperoleh predikat Co-2nd Runner-Up dengan susunan tim:
Joshua Tobias Odilio Phang
Tsania Hanania Raziq Tedjasukmana
Ava Mikayla Emmanoelle Kasih
Sementara Kepulauan Riau juga menjadi Co-2nd Runner-Up, diperkuat oleh:
Jimmy Lim Kai Long
Ainsly Axelia Luvena
Deneve Kho
Dengan demikian, Banten dan Kepulauan Riau sama-sama berada pada posisi ketiga bersama, bukan peringkat ketiga dan keempat secara terpisah.
Grand Final Angkat Pertanyaan tentang Kejayaan dan Kehidupan Sederhana
Grand Final tahun ini juga menarik karena menghadirkan mosi yang tidak sederhana.
Mosi yang diperdebatkan adalah:
“TH prefers glory over a modest, anonymous life.”
Secara sederhana, peserta diminta memperdebatkan pilihan antara kehidupan yang mengejar kejayaan dan meninggalkan warisan besar dengan kehidupan sederhana, bahagia, tetapi mungkin dijalani tanpa ketenaran atau dikenang secara luas.
Dalam penjelasan mosi, kisah Achilles digunakan sebagai gambaran tentang seseorang yang harus memilih antara mengejar kejayaan yang membuat namanya dikenang atau menjalani kehidupan panjang bersama orang-orang yang dicintainya tanpa memperoleh ketenaran besar.
Mosi seperti ini membuat Grand Final bukan sekadar perlombaan kemampuan berbahasa Inggris. Para debater juga harus membangun argumentasi mengenai makna kehidupan, ambisi, kebahagiaan, pengorbanan, legacy, hubungan dengan keluarga hingga bagaimana seseorang menentukan nilai dari hidupnya sendiri.
Pada akhirnya, Bali mendapatkan keputusan yang membawanya menjadi juara nasional.
Seluruh Debater Jawa Barat Masuk Top 7 Nasional
Meski harus mengakui kemenangan Bali di Grand Final, Jawa Barat mencatat prestasi individu yang sangat menarik.
Seluruh anggota tim Jawa Barat masuk dalam tujuh besar Best Speaker LDI Bahasa Inggris 2026.
Gracio Bintang Wijaya berada di posisi 4th Best Speaker nasional dan memperoleh medali emas kategori Best Speaker.
Samuel Nathan Andriawan berada di posisi 6th Best Speaker nasional dengan medali perak.
Sementara Christiano Immanuel Uniwaly menempati posisi 7th Best Speaker nasional dan juga meraih medali perak.
Prestasi itu sekaligus menunjukkan bahwa hasil pertandingan tim dan penghargaan individu merupakan dua hal yang berbeda dalam kompetisi debat.
Sebuah tim dapat memenangkan satu pertandingan melalui keseluruhan strategi, respons terhadap argumen lawan, serta keberhasilan membangun kasus secara kolektif. Di sisi lain, kualitas masing-masing pembicara juga mendapat penilaian dan penghargaan tersendiri sepanjang kompetisi.
Bagi Jawa Barat, fakta bahwa tiga wakilnya berada di Top 7 menjadi catatan tersendiri dari perjalanan mereka di tingkat nasional.
Perjalanan ketiganya memang sudah terlihat sejak kompetisi tingkat Jawa Barat. Pada LDI Jawa Barat 2026, Gracio menjadi Best Speaker dengan rata-rata nilai 71,70, disusul Samuel dengan 70,70 dan Christiano dengan 70,60. Ketiganya kemudian menjadi wakil Jawa Barat menuju tingkat nasional.
Daftar 15 Best Speaker LDI Bahasa Inggris 2026
Berikut daftar Best Speaker yang diumumkan pada LDI Bahasa Inggris 2026:
1. Ava Mikayla Emmanoelle Kasih — Banten
Overall Best Speaker / 1st Best Speaker — Gold Medal
2. Edgar Wirasasmita — Bali
2nd Best Speaker — Gold Medal
3. Gabrielle Angeline Stephanson Li — DKI Jakarta
3rd Best Speaker — Gold Medal
4. Gracio Bintang Wijaya — Jawa Barat
4th Best Speaker — Gold Medal
5. Jimmy Lim Kai Long — Kepulauan Riau
5th Best Speaker — Gold Medal
6. Samuel Nathan Andriawan — Jawa Barat
6th Best Speaker — Silver Medal
7. Christiano Immanuel Uniwaly — Jawa Barat
7th Best Speaker — Silver Medal
8. Feyy Avilla Yolwans — Jawa Timur
8th Best Speaker — Silver Medal
9. Michael Keelen Bunjamin — DKI Jakarta
9th Best Speaker — Silver Medal
10. Allesia Keiran Tho — DKI Jakarta
10th Best Speaker — Silver Medal
11. Joshua Tobias Odilio Phang — Banten
11th Best Speaker — Bronze Medal
12. Deneve Kho — Kepulauan Riau
12th Best Speaker — Bronze Medal
13. Chloe Jocelyn Santoso — Jawa Tengah
13th Best Speaker — Bronze Medal
14. Cherish Ashton Indayung — Sumatera Utara
14th Best Speaker — Bronze Medal
15. Nadine Tirza Amadea Riwu Kore — Bali
15th Best Speaker — Bronze Medal
Daftar tersebut memperlihatkan betapa tersebarnya talenta debat pelajar Indonesia. Lima belas pembicara terbaik berasal dari sejumlah provinsi berbeda, mulai dari Bali, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Sumatera Utara.
Menarik pula melihat bahwa Ava Mikayla Emmanoelle Kasih dari Banten menjadi Overall Best Speaker nasional, meskipun tim Banten berhenti di semifinal.
Sementara Bali sebagai Champion memiliki Edgar Wirasasmita di posisi kedua Best Speaker nasional dan Nadine Tirza Amadea Riwu Kore di posisi ke-15.
Hal ini kembali menunjukkan bahwa kompetisi tim dan ranking speaker individu tidak selalu menghasilkan urutan yang sama.
Penghargaan Best Category Team
Selain Championship dan Best Speaker, LDI Bahasa Inggris 2026 juga memberikan penghargaan Best Category Team.
Best Category Team A — DKI Jakarta
Gabrielle Angeline Stephanson Li
Michael Keelen Bunjamin
Allesia Keiran Tho
Best Category Team B — Kalimantan Timur
Sonia Salma H.
Axelle N. D.
Sally Angelita D.K.
Best Category Team C — Lampung
Chantika Putri Santiki
Keisha Maharani Calerista
Syifa Efendi
Best Category Team D — Nusa Tenggara Barat
Alma Nadia
Andi Trisya Arsyla Sadjada
Muhammad Fachridin Wiyatno
Penghargaan kategori tersebut merupakan penghargaan tersendiri dan berbeda dari hasil Championship.
Dari Bogor Menuju Panggung Nasional
Bagi Samuel, Christiano dan Gracio, Grand Final nasional menjadi kelanjutan perjalanan panjang yang dimulai dari Jawa Barat.
Ketiganya sebelumnya memperkuat Kota Bogor dalam LDI tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Tim Kota Bogor keluar sebagai juara setelah melewati seluruh tahapan kompetisi yang digelar di SMAN 1 Lembang pada 27–28 Juni 2026.
Bukan hanya menjadi juara tim, tiga anggotanya sekaligus menduduki tiga peringkat teratas Best Speaker Jawa Barat.
Mereka kemudian melangkah sebagai wakil Jawa Barat menuju kompetisi tingkat nasional.
Perjalanan itu akhirnya membawa mereka sampai ke pertandingan terakhir.
Dari juara Jawa Barat, melewati persaingan dengan para debater terbaik dari berbagai provinsi, hingga berdiri di panggung Grand Final nasional melawan Bali.
Jawa Barat memang tidak membawa pulang gelar Champion. Namun mereka pulang dengan medali perak nasional serta tiga penghargaan Best Speaker sekaligus.
Gracio membawa medali emas Best Speaker, sementara Samuel dan Christiano masing-masing memperoleh medali perak Best Speaker.
Lebih dari Sekadar Menang dan Kalah
Kompetisi debat selalu menghasilkan satu tim yang harus berdiri sebagai pemenang.
Namun di level nasional, mencapai babak akhir sendiri merupakan perjalanan yang panjang. Setiap peserta yang sampai di sana telah melewati proses seleksi, latihan, riset, pertandingan dan tekanan kompetisi yang tidak sederhana.
Bali menutup LDI Bahasa Inggris 2026 dengan gelar juara yang layak diapresiasi.
Jawa Barat pulang sebagai runner-up dengan catatan prestasi individu yang sangat kuat.
Banten dan Kepulauan Riau berhasil mencapai empat besar nasional.
Sementara penghargaan Best Speaker memperlihatkan munculnya nama-nama muda dari berbagai daerah yang mampu menunjukkan kemampuan argumentasi dan komunikasi di tingkat nasional.
Pada akhirnya, mungkin itulah cerita terbesar dari LDI 2026.
Bukan hanya tentang siapa yang berhasil membawa pulang medali emas, tetapi tentang generasi muda Indonesia yang berani berdiri di depan publik, mempertahankan gagasannya, mendengarkan pandangan yang berbeda, lalu menjawabnya dengan argumentasi.
Hari ini mereka berdebat di panggung pelajar.
Beberapa tahun ke depan, tidak tertutup kemungkinan nama-nama ini akan kembali kita dengar di ruang akademik, dunia profesional, diplomasi, hukum, kebijakan publik atau berbagai bidang lain yang membutuhkan keberanian berpikir dan kemampuan menyampaikan gagasan.
Selamat kepada Bali sebagai Champion LDI Bahasa Inggris 2026, Jawa Barat sebagai 1st Runner-Up, Banten dan Kepulauan Riau sebagai Co-2nd Runner-Up, serta seluruh peraih Best Speaker dan penghargaan LDI Bahasa Inggris 2026.
-Rio Yotto



Komentar 0
Login dengan Google atau Facebook untuk menyukai, menyimpan, dan memberi komentar.