Bank

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar, Dorong UMKM Naik Kelas

Bank Jakarta mencatat pembiayaan pedagang pasar mencapai Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026 untuk memperkuat UMKM Jakarta.

Bank 2026-09-02 23:00:18 Jakartakita.com 👁 5 dilihat 0 💬 0

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar, Dorong UMKM Naik Kelas

Bank Jakarta mencatat pembiayaan pedagang pasar mencapai Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026 untuk memperkuat UMKM Jakarta.

Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar, Dorong UMKM Naik Kelas

Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di berbagai wilayah Jakarta dengan total outstanding sekitar Rp326 miliar kepada 2.388 debitur hingga Juni 2026. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha mikro dan mendorong UMKM naik kelas.

Untuk mendekatkan layanan kepada pelaku usaha, Bank Jakarta didukung 243 Sentra Mikro yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. Keberadaan sentra tersebut memungkinkan perseroan memahami karakteristik serta kebutuhan pembiayaan di setiap ekosistem usaha.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan transformasi perseroan tidak hanya diarahkan pada penguatan bisnis dan digitalisasi, tetapi juga peningkatan kedekatan dengan masyarakat.

“Transformasi harus membuat Bank Jakarta semakin dekat dengan masyarakat dan semakin relevan bagi perekonomian Jakarta,” kata Agus saat menghadiri Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.

Khusus di Pasar Induk Kramat Jati, pembiayaan Bank Jakarta telah mencapai plafon Rp48 miliar kepada 167 pedagang. Potensi pembiayaan di kawasan tersebut masih terbuka lebar karena pasar ini memiliki lebih dari 5.000 tempat usaha dan menjadi salah satu pusat perdagangan penting di Jakarta.

Bank Jakarta menyediakan pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pembiayaan non-KUR dengan plafon hingga Rp500 juta. Skema tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif pembiayaan formal yang sehat dan terjangkau sekaligus mengurangi ketergantungan pelaku usaha terhadap pembiayaan informal berbiaya tinggi.

Selain pembiayaan, Bank Jakarta juga mendorong pedagang untuk terhubung dengan ekosistem digital serta meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan.

Agus menegaskan Bank Jakarta ingin tumbuh bersama nasabah dari tahap usaha mikro hingga berkembang menjadi usaha kecil dan menengah.

“Hari ini mungkin nasabah mikro, besok berkembang menjadi usaha kecil, kemudian menjadi usaha menengah. Bank Jakarta harus tetap hadir dan tumbuh bersama mereka,” ujar Agus.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperluas akses pembiayaan bagi pedagang pasar sekaligus memperkuat ekosistem UMKM sebagai bagian penting dari perekonomian Jakarta. (Henry)

#Bank#bank jakarta#Bisnis#Ekonomi#Ekonomi Jakarta#kredit UMKM#Kredit Usaha#KUR#Pasar Induk Kramat Jati#pedagang pasar#Pembiayaan UMKM#perbankan
💬Komentar0
DISKUSI BASUDARA

Komentar 0