Berita & Artikel

Begini Kondisi Orang Utan yang Tergeletak di Kebun Usai Kena Asap Karhutla

Satu individu orang utan dievakuasi di dekat kebun sawit di Ketapang, Kalbar. Orang utan itu ditemukan dalam kondisi lemah diduga karena paparan asap karhutla.

Berita & Artikel News Detik 👁 6 weergaven 0 💬 0

Begini Kondisi Orang Utan yang Tergeletak di Kebun Usai Kena Asap Karhutla

Satu individu orang utan dievakuasi di dekat kebun sawit di Ketapang, Kalbar. Orang utan itu ditemukan dalam kondisi lemah diduga karena paparan asap karhutla.

Begini Kondisi Orang Utan yang Tergeletak di Kebun Usai Kena Asap Karhutla

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengevakuasi satu individu orang utan kalimantan (Pongo pygmaeus) di dekat kebun sawit masyarakat Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Orang utan itu ditemukan dalam kondisi lemah diduga karena paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menyampaikan bahwa kondisi kebakaran di sekitar habitat dan ruang jelajah satwa perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pergerakan serta kondisi satwa liar.

"Kebakaran tidak hanya berdampak terhadap tutupan lahan, tetapi juga berpotensi memberikan tekanan terhadap satwa liar yang berada di sekitarnya. Karena itu, pemantauan terhadap pergerakan satwa di wilayah terdampak juga penting dilakukan. Kami mengapresiasi laporan masyarakat dan kerja sama seluruh pihak sehingga orang utan ini dapat segera mendapatkan pertolongan," kata Murlan dalam keterangan resmi Kemenhut, dilansir Antara, (31/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan bahwa evakuasi itu dilakukan BKSDA Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) mengevakuasi satu individu orang utan jantan dewasa yang ditemukan dalam kondisi lemah di kebun sawit masyarakat di Dusun 1 Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (30/8).

Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi KSDA Wilayah I BKSDA Kalimantan Barat menerima laporan mengenai keberadaan orang utan tersebut pada pukul 07.27 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI segera menurunkan tim untuk melakukan penyelamatan.

Orangutan tersebut sebelumnya telah termonitor oleh tim Orangutan Protection Unit (OPU) YIARI pada 16 Agustus 2026 di sekitar lokasi penyelamatan, tapi orang utan itu masih berpindah-pindah secara aktif. Saat kembali ditemukan pada Minggu pagi, orang utan berada dalam kondisi lemah di area kebun sawit masyarakat.

Sekitar pukul 09.13 WIB, tim melakukan pembiusan secara terukur agar pemeriksaan dan proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman. Dokter hewan YIARI selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan penanganan awal berupa pemberian oksigen serta cairan melalui infus.

Tim medis juga mengambil sampel darah, feses, dan rambut untuk mendukung pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, dilakukan pemasangan microchip sebagai bagian dari identifikasi dan pemantauan individu orang utan.

Pada saat proses penyelamatan berlangsung, kawasan berhutan di sekitar kebun sawit masyarakat Desa Kuala Satong diketahui sedang mengalami kebakaran yang menimbulkan asap. Tim di lapangan juga tidak menemukan sumber air di sekitar titik ditemukannya orang utan.

Berdasarkan pengamatan awal, jelasnya, kondisi lemah orang utan diduga berkaitan dengan paparan asap dan kekurangan cairan. Namun pemeriksaan medis lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan serta penyebab yang dialami orang utan tersebut.

Dia memastikan bahwa setelah efek pembiusan berangsur hilang dan kondisi orang utan dinilai memungkinkan untuk dipindahkan, tim segera mengevakuasinya ke pusat rehabilitasi YIARI untuk mendapatkan observasi dan penanganan medis lebih lanjut.

Terkait hal itu, Kemenhut mengimbau masyarakat yang menemukan orang utan atau satwa liar lainnya di sekitar permukiman, perkebunan, maupun wilayah terdampak kebakaran untuk tidak melakukan penanganan sendiri.

Masyarakat diminta menjaga jarak, tidak mengganggu atau memberi makan satwa, serta segera melaporkan keberadaannya kepada BKSDA atau petugas kehutanan setempat.

#bksda kalimantan barat#desa kuala satong#kabupaten ketapang#kalbar#karhutla#kementerian kehutanan#ketapang#orang utan#pongo#pusat rehabilitasi yiari#pygmaeus#yayasan inisiasi alam rehabilitasi indonesia
💬Reacties0
DISKUSI BASUDARA

Reacties 0