PT Daur Ulang Sampah Elektronik (EwasteRJ) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi membangun tata kelola sampah elektronik (e-waste) yang semakin aman, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Hal itu diwujudkan EwasteRJ bersama BRIN melalui Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih (PRTLTB) yang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengembangan Dismantling Hub E-waste
Penandatanganan berlangsung di Ruang Accountable, Gedung 720, Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Tangerang Selatan pada Senin, 28 September 2026 dan dihadiri oleh Dr. Ario Betha Juanssilfero, M.Sc., Kepala Pusat PRTLTB BRIN, bersama jajaran peneliti dan manajemen BRIN, serta tim EwasteRJ.
Agenda tersebut juga menjadi ruang untuk memaparkan arah pengembangan Dismantling Hub dan peran riset dalam membangun pengelolaan e-waste Indonesia.
Penandatanganan kerja sama ini bermaksud untuk menjawab permasalahan peningkatan timbulan sampah elektronik (electronic waste/e-waste) di Indonesia yang semakin signifikan. Seiring pertumbuhan teknologi dan digitalisasi, semakin banyak perangkat elektronik digunakan oleh masyarakat dan industri.
Perkembangan ini menciptakan kebutuhan terhadap infrastruktur dan tenaga kerja yang mampu mengelola e-waste dengan standar yang semakin baik. Berdasarkan laporan The Global E-Waste Monitor, terjadi peningkatan timbulan e-waste di Indonesia dari 1,62 juta ton pada 2019 menjadi sekitar 1,9 juta ton pada tahun 2022.
Ditambah lagi, mayoritas aktivitas pengelolaan e-waste di Indonesia saat ini dilaksanakan oleh sektor informal. Walaupun aktivitas sektor informal memiliki nilai ekonomi yang besar serta telah membangun keterampilan dan pengalaman selama bertahun-tahun, namun apabila tidak dilaksanakan dengan aman dan terstandar, berpotensi menimbulkan pencemaran logam berat, paparan bahan berbahaya dan beracun (B3), serta risiko keselamatan dan kesehatan kerja.
Foto: EwasteRJ
Salah satu proses penting dalam rantai pengelolaan tersebut adalah dismantling, yaitu pembongkaran perangkat elektronik untuk memisahkan komponen berharga maupun komponen berbahaya sebelum diproses lebih lanjut pada industri daur ulang, pemanfaatan kembali, atau pengelolaan akhir yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
EwasteRJ melihat potensi sektor informal tersebut sebagai fondasi untuk menciptakan pekerjaan yang semakin terampil, aman, produktif, dan didukung oleh fasilitas serta teknologi yang tepat.
Penandatanganan kerja sama antara BRIN dan EwasteRJ merupakan langkah awal kolaborasi dalam pengembangan fasilitas Dismantling Hub E-waste.
Fasilitas ini sendiri merupakan fasilitas yang digunakan untuk melakukan aktivitas pembongkaran sampah elektronik secara aman, terstandar, terdokumentasi, dan berbasis data. Melalui Dismantling Hub, EwasteRJ membangun lingkungan kerja yang mendukung proses dismantling secara terstruktur.
Melalui pendekatan tersebut, pelaku sektor informal tetap dapat memperoleh manfaat ekonomi dari kegiatan pengelolaan e-waste, namun dengan dukungan tata laksana yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi ruang pembelajaran dan peningkatan keterampilan bagi tenaga kerja yang ingin tumbuh di industri e-waste.
Bagi EwasteRJ, arah tersebut memiliki hubungan langsung dengan masa depan green jobs di Indonesia. Rafa Jafar, Direktur PT Daur Ulang Sampah Elektronik yang juga merupakan pendiri EwasteRJ, mengatakan bahwa pertumbuhan industri e-waste membuka peluang besar bagi lahirnya pekerjaan hijau di berbagai wilayah Indonesia.
“Indonesia sudah memiliki banyak orang dengan keterampilan dan pengalaman dalam dismantling e-waste. Kami ingin membangun lingkungan yang membantu kemampuan tersebut berkembang melalui fasilitas, keselamatan, teknologi, pelatihan, dan standar kerja yang semakin baik,” kata Rafa.
Foto: Jakartakita.com/Henry
"Kami melihat pekerjaan ini memiliki masa depan besar sebagai green jobs dan dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” sambungnya.
Kolaborasi dengan BRIN memperkuat pengembangan tersebut melalui riset, pengembangan metode kerja, serta pengetahuan yang dapat mendukung peningkatan standar pengelolaan e-waste. Hasil yang diperoleh dari kerja sama antara BRIN dan EwasteRJ ini diharapkan dapat menjadi fondasi penyusunan rekomendasi kebijakan dan standar pengelolaan e-waste yang lebih baik di Indonesia.
"Tidak hanya selesai dengan penandatanganan, harapannya akan ada langkah konkret, dengan fasilitas laboratorium lingkungan tidak hanya menyediakan lahan untuk dismantling tapi juga space untuk bisa menyediakan pengerjaan lain yang berhubungan dengan e-waste," terang Dr. Ario Betha Juanssilfero, M.Sc., Kepala Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN.
EwasteRJ juga mengembangkan sistem digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung dokumentasi, keterlacakan proses, pencatatan material, serta identifikasi perangkat dan komponen. Teknologi ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang semakin konsisten dan produktif.
Dismantling Hub sendiri merupakan bagian dari ekosistem ekonomi sirkular e-waste yang sedang dibangun EwasteRJ. Sistem yang terstruktur memberikan kepercayaan bagi perusahaan dan institusi bahwa perangkat elektronik mereka dikelola melalui proses yang aman, terdokumentasi, dan bertanggung jawab, sekaligus membuka peluang bagi semakin banyak tenaga kerja untuk tumbuh bersama industri ini.
“Kami sedang membangun fondasi untuk masa depan pengelolaan e-waste Indonesia. Kami ingin model ini terus berkembang bersama pemerintah, perusahaan, lembaga riset, perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki visi yang sama. Semakin luas infrastrukturnya berkembang, semakin banyak pula green jobs dan keterampilan baru yang dapat tercipta,” tutup Rafa optimis.
Melalui pengembangan Dismantling Hub bersama BRIN, EwasteRJ ingin menunjukkan seperti apa generasi berikutnya dari infrastruktur daur ulang e-waste Indonesia: terstandar, didukung teknologi, dibangun melalui kolaborasi, dan menciptakan kesempatan bagi semakin banyak masyarakat untuk mengambil bagian dalam ekonomi hijau. (Henry)
#EwasteRJ #BRIN #SampahElektronik #DaurUlang #GreenJobs #TeknologiBersih #EkonomiSirkular

Komentar 0
Login dengan Google atau Facebook untuk menyukai, menyimpan, dan memberi komentar.