Bisnis

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 menghadirkan kolaborasi industri halal, pendidikan, teknologi, tekstil, komunitas, dan gaya hidup di JICC Jakarta.

Bisnis 2026-09-01 15:41:30 Jakartakita.com 👁 10 dilihat 0 💬 0

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 menghadirkan kolaborasi industri halal, pendidikan, teknologi, tekstil, komunitas, dan gaya hidup di JICC Jakarta.

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi

Pekan Halal Indonesia (PHI) & EduNation Festival 2026 menghadirkan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem halal, pendidikan, teknologi, tekstil, komunitas, dan gaya hidup. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju pameran yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Konferensi pers yang digelar di Senopati, Jakarta, Rabu (26/8/2026), turut dihadiri sejumlah mitra, antara lain Glamlocal, Halal Kulture, Deatextile, iFortePay sebagai Official Payment, serta Bank Syariah Indonesia sebagai Supported Partner.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, mengatakan PHI dirancang sebagai wadah untuk membangun ekosistem industri halal yang terintegrasi. Menurutnya, industri halal tidak hanya berkaitan dengan perdagangan produk makanan, tetapi juga mencakup halal living, fashion, pendidikan, teknologi, keterampilan, dan gaya hidup.

Foto: Debindo

“Melalui PHI, kami ingin membangun sebuah ekosistem yang terintegrasi dan dapat menjadi one-stop solution,” ujar Vibiadhi.

Dari sektor pendidikan, Ketua Konsorsium Pendidikan Islam Internasional (KOPIN) Ustadz Ali Saman Hasan menekankan pentingnya membangun generasi yang memiliki daya saing global sekaligus fondasi nilai dan akhlak. Kesadaran halal, menurutnya, perlu dikenalkan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak terbatas pada makanan serta minuman.

Sementara itu, sektor teknologi turut mendapat ruang melalui solusi pembayaran digital. CEO iForte Valerino Wijaya menjelaskan penggunaan QRIS Soundbox yang memberikan notifikasi suara ketika transaksi QRIS berhasil, sehingga membantu pelaku usaha memastikan pembayaran sekaligus memperlancar antrean transaksi.

Halal Kulture juga akan melibatkan berbagai komunitas dalam rangkaian acara, termasuk komunitas otomotif dan muslim bikers. Selain itu, terdapat diskusi mengenai cryptocurrency, ekonomi syariah, bisnis, dan keuangan syariah.

Dari sektor tekstil, Deatextile menghadirkan produk yang dikembangkan dari proses hulu hingga produk akhir. CEO Deatextile Adwil Yusuf menegaskan bahwa penerapan prinsip halal pada tekstil tidak hanya berkaitan dengan jenis kain, tetapi juga komposisi dan proses produksi yang harus memenuhi standar yang berlaku.

Foto: Debindo

Pekan Halal Indonesia tahun ini hadir berdampingan dengan Halal Kulture, Glamlocal, EduNation Fest 2026, Textile Trade Event 2026, Langkawi International Halal Showcase, dan Mega Halal. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap informasi, produk, edukasi, komunitas, sekaligus membuka peluang kerja sama antarpelaku industri.

Pekan Halal Indonesia in Conjunction with EduNation Festival 2026 berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di JICC Jakarta dengan harga tiket Rp20.000. (Henry)

#Bisnis#EduNation Festival 2026#Ekonomi#ekonomi syariah#Halal Lifestyle#Industri Halal#JICC Jakarta#komunitas#Pekan Halal Indonesia 2026#pendidikan#QRIS#UMKM
💬Komentar0
DISKUSI BASUDARA

Komentar 0