Sutradara sekaligus aktor Reza Oktovian atau Reza Arap siap menempuh jalur hukum terhadap pihak yang membajak dan menyebarkan materi film Harusnya Horror di media sosial. Salah satu akun yang akan mendapat somasi adalah akun X @patriarkibasi. Akun tersebut sebelumnya menyebarkan rekaman film Harusnya Horror yang mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 20 Agustus 2026, sekaligus mengunggah komentar bernada hinaan terhadap salah satu adegan film.
Foto: POPLICIST Publicist – Arman Febryan Reza mengatakan tindakan tersebut dilakukan secara sadar sehingga pihaknya akan meminta pertanggungjawaban hukum. Menurutnya, adegan yang disebarkan memiliki makna personal karena berkaitan dengan mendiang Lula Lahfah yang menjadi sosok penting dalam film tersebut. Rumah produksi Ess Jay Pictures sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat untuk tidak merekam layar bioskop maupun menyebarkan potongan film ke media sosial.
Tindakan pembajakan dinilai merugikan karya dan seluruh pihak yang terlibat dalam produksi. Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar seluruh anggota AAAClan, yakni George Tierson, Yukatheo Glen Widjaja, Garry Andriawan Ang, Teguh Prakoso, Aldy Renaldy, Ariyanto, Niko Junius, dan Bravyson. Film ini juga dibintangi Reynavenzka, Ronny P.
Tjandra, Heroe Soewarno, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos. Diproduksi Ess Jay Pictures, film Harusnya Horror diproduseri Sridhar Jetty dengan Jimmy L. Lalwani sebagai ko-produser dan David S Suwarto sebagai produser eksekutif. Film tersebut saat ini masih tayang di bioskop Indonesia. (Henry)




Reacties 0
Log in met Google of Facebook om te liken, op te slaan en te reageren.