IFRA Business Expo 2026 kembali menjadi ruang bagi pelaku usaha, calon entrepreneur, dan investor untuk menemukan peluang bisnis serta kemitraan. Digelar di Hall 7 ICE BSD City, Tangerang, pameran ini menghadirkan 250 brand dari berbagai sektor, mulai dari ritel, kuliner, pendidikan, hingga layanan.
Sejumlah brand yang hadir antara lain Alfamart, Alfamidi, Guardian, Apotek K-24, Sour Sally, dan berbagai merek lainnya. Model franchise dan kemitraan dinilai dapat memudahkan masyarakat memulai usaha dengan sistem yang lebih terstruktur.
Foto: Dyandran Promosindo
Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, peluang waralaba juga banyak tumbuh dari daerah, terutama usaha yang telah memiliki pengalaman dan kepercayaan masyarakat.
“Banyak usaha di daerah yang sudah berjalan lebih dari 5 tahun dan sudah punya kepercayaan dari masyarakat sekitarnya. Usaha-usaha seperti inilah yang sebenarnya punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi bisnis waralaba, asal dikelola dengan standar dan sistem yang jelas,” ujar Anang.
IFRA 2026 tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi juga berbagai program edukasi bisnis. Salah satunya Business Talkshow bersama Womanpreneur Community yang membahas pengembangan potensi lokal menjadi dampak global dan kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
Pameran ini juga memberikan apresiasi melalui Indonesia Business Opportunity Marketing Awards (IBOMA) 2026 kepada sejumlah brand dari kategori kuliner, ritel, apotek, otomotif, pendidikan, beauty and spa, hingga jasa.
Generasi muda mendapat ruang melalui sesi “How Young Entrepreneurs Think, Build and Win” bersama pengusaha muda Ryu Kintaro dari Tjap Nyonya Kaya. Sementara Retirees Seminar membahas peluang waralaba sebagai sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat yang memasuki masa pensiun.
Foto: Dyandra Promosindo
Diskusi lainnya bersama The Entrepreneurs Society mengangkat tema “From Local Brand to World-Class Brand: What It Takes to Grow”, dengan pembahasan mengenai fondasi bisnis, diferensiasi brand, dan strategi memasuki pasar yang lebih luas.
Project Manager IFRA 2026 Mega Khoriani berharap pameran ini dapat melahirkan peluang dan jaringan bisnis yang berkelanjutan.
“IFRA 2026 bukan sekadar ruang pameran, melainkan titik awal lahirnya peluang-peluang baru, jaringan bisnis yang lebih luas, dan fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan bagi kita semua,” kata Mega.
IFRA Business Expo 2026 masih dapat diakses secara online hingga Desember 2026 melalui situs resmi IFRA Indonesia. (Henry)


Comments 0
Sign in with Google or Facebook to like, save and comment.