dari katong par katong samua

Pasar Tradisional Di SBB Perlu Penambahan

470
Ilustrasi

PIRU Tribun-Maluku.com-  Pasar tradisional yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sangat baik namun karena permintaan masyarakat, maka Dinas Koperasi Kabupaten SBB mengusulkan untuk penambahan pembangunannya.

Pasar tradisional di Desa Waipirit di bangun tahun 2015 dengan dana dari Kementerian Korerasi RI, kini ditempati oleh Pedang kaki lima. Sementara pasar tradisional di Desa Morokau dan Desa waihatu di bangun tahun 2016.

Sedangkan untuk tahun 2017 ini akan di bangun pasar tradisional di Desa Waimital namun masih bermasalah dengan lahan,”kata Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Seram Bagian Barat Ir. Stev Alan Paliama di Piru, Rabu (11/10/2017).

Menurut Paliama, untuk pasar tradisional di Waipirit dan Morokau masuk dalam swa kelola, sedangkan pasar tradisional di Waimital masuk dalam tugas pembantuan karena lahannya bermasalah.

Pasar tradisional di Waihatu sangat produktif dan aktivitasnya luar biasa. Embrionya sudah ada di pasar tersebut sehingga harus ada penambahan pembangunan pasar serta perlu bantuan dari Pemerintah Daerah.

Sementara untuk pasar Waimital, aktivitasnya sangat padat dan tidak memenuhi syarat sehingga diharapkan, dengan adanya bantuan ini pasar tersebut menjadi lebih baik.(TM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: