dari katong par katong samua

Gadis Latta Diperkosa Tiga Pemuda Hatiwe Besar Secara Bergiliran

Dua Pelaku Diduga Berinisial JN dan CN

201

AMBONMANISE.COM- Diduga, tiga oknum pemuda Desa Hatiwe Besar, Kecamatan Teluk Ambon melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 19 Tahun asal Desa Latta berinisial AS (19) Rabu, (29/8) malam itu.

Kasus pemerkosaan ini telah dilaporkan keluarga korban di Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Kamis, (30/8). Korban langsung divisium.

Informasi yang diperoleh redaksi dari salah satu sumber yang merupakan keluarga dekat korban, kasus ini sementara dilidik oleh pihak kepolisian.

“Tadi malam, informasi yang kita terima, anggota BUSER Polres Pulau Ambon tengah melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku. Kita berharap, mereka ditangkap dan diproses secara hukum” ungkap salah satu keluarga korban yang minta namanya tidak disebutkan.

Sumber mengaku, dua dari tiga pelaku pemerkosaan telah diketahui indentitasnya. Satu diantaranya, adalah mantan kekasih korban. Sekaligus otak dari tindakan pemerkosaan ini.

“Dari pengakuan korban, sudah terungkap dua nama pelaku yaitu JN dan CN. Sementara satu pelaku lainnya belum diketahui identitasnya,” ujar sumber.

Sumber membeberkan, pemerkosaan ini terjadi pada Rabu Malam (29/8). Korban dipaksa mantan kekasihnya untuk menemani sekelompok pemuda minum minuman keras. Korban sempat menolak, namun pelaku terus memaksa korban.

Ketika pelaku sudah dipengaruhi minuman keras, korban dipaksa melayani nafsu bejak ketiga pelaku ini secara bergiliran tanpa ada rasa kasihan.

Korban sempat berteriak minta tolong, tapi apa daya, ketiga pelaku menutup mulut korban bahkan mengancam korban. korban sempat tidak sadar.

Setelah diperkosa oleh ketiga pelaku, korban dibiarkan terbaring tanpa sehelai baju pun.
Untung, salah satu pemuda asal Hatiwe Besar yang sempat melahat kejadian itu, mengangkat tubuh korban yang tidak berdaya dan mengantarnya pulang menggunakan kendaraan roda dua.

Korban yang berdomisili di desa Latta tidak memilih pulang ke rumahnya karena takut dan masih trauma.

Korban kemudian naik angkot Lin IV menuju rumah saudaranya di Skip Dalam. Disitulah, korban mengaku bahwa telah diperkosa oleh tiga pemuda bejat itu.

Dari cerita korban, akhirnya kasus ini dilaporkan ke Polres Pulau Ambon. keberanian korban untuk mengungkap semua kejadian pemerkosaan ini, karena didorong oleh pemuda yang sempat mengantarnya pulang.

Dalam percakapannya melalui mesegner, pemuda tersebut meminta korban melaporkan pelaku ke polisi.

Keluarga korban berharap, polisi bertindak cepat. tiga pelaku ini harus ditangkap dan diproses secara hukum.

“ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum. Mereka harus dijatuhi hukuman berat,” tegas ia. (AM-01)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: