dari katong par katong samua

Masyarakat Romang Terkontaminasi Mercury

558
Hasil Uji Lab FMIPA UI

AMBON Tribun-Maluku.com- Hasil Uji Laboratorium Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) terhadap sampel Kuku dan Rambut, beberapa warga di Pulau Romang Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), telah terkontaminasi dengan bahan beracun Mercury (Hg).

Kondisi ini membuat masyarakat Pulau Romang kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kini merasa sangat ketakutan,”kata Costansius Kolatfeka, Ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku di Ambon, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, sampel Kuku dan Rambut yang diuji pada Laboratorium FMIPA UI itu atas permintaan dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KONTRAS), dan telah mengandung Mercury (HG) diatas ambang batas.

Data yang diperoleh Lembaga Kalesang Ligkungan Maluku dari KONTRAS menyebutkan, Kuku dari Fransina M nilai Hg-nya 1,4, Rambut dari Fransina M nilai Hg-nya 2,46, Kuku dari Petronela P nilai Hg-nya 0,28 dan Rambut dari Dorci Pookey nilai Hg-nya 8,93.

“Terhadap hal ini Lembaga Kalesang Lingkungan Maluku mempertanyakan, bagaimana dengan hasil presentasi dari tim gabungan tanggal 17 Juli 2017 di Kantor Gubernur Maluku, yang menyebutkan tidak ditemukan Mercury (Hg) di Pulau Romang,”ucapnya.

Untuk itu Lembaga Kalesang Ligkungan Maluku meminta Gubernur Maluku segera memanggil KONTRAS termasuk penanggung jawab Laboratorium FMIPA UI, untuk mempresentasikan proses pengambilan sampel di Pulau Romang sampai pada pengujian di Laboratorium FMIPA UI, sehingga data ini harus valid dan transparan.

Ketua Kalesang Lingkungan Maluku Costansius Kolatfeka yang didampingi oleh Somad Kumbalifar Ketua Lembaga Kalesang Lingkungan Kabupaten Seram Bagian Timur dan  Dedy Modok Ketua Devisi Lingkungan Hidup Kalesag Maluku, juga mendesak DPRD Maluku segera memanggil KONTRAS termasuk penanggung jawab Laboratorium FMIPA UI, karena soal rakyat Maluku yang terkenal Mercury.

Dikatakan, proses pengambilan sampel tidak perlu ditutupi namun harus transparan. Setelah masyarakat Pulau Romang mengetahui hasil uji Laboratorium FMIPA UI mereka sangat ketakutan.

“Terhadap mereka yang sudah terkontaminasi dengan Mercury (Hg) itu harus diperiksa kesehatannya di Rumah Sakit,”pinta Sius.(TM02)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: