dari katong par katong samua

Demokrat Rekapitulasi Data Perpanjangan Penjaringan Calkada

496

Ambon, Tribun-Maluku.com : Komisi Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat Maluku sedang merekapitulasi data perpanjangan penjaringan calon kepala daerah pada 25 – 30 September 2017 untuk disampaikan ke DPP.

“Melaporkan hasil penjaringan wajib diserahkan ke DPP Partai Demokrat paling terlambat pada 8 Oktober 2017 sehingga dimanfaatkan untuk merekapitulasi data,” kata Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat Maluku, Marchel Max Sahusilawane, dikonfirmasi, Selasa (3/10).

Dia mengemukakan, perpanjangan waktu penjaringan dimanfaatkan Wakil Ketua Komisi V DPR, Michael Wattimena, pengurus DPW PKB Maluku, Habiba Pelu dan mantan anggota DPR – RI, Enggelina Pattiasina.

Sedangkan, mendaftar berpasangan yakni Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS) Kejagung RI, Herman A. Koedoeboen – mantan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Abdullah Vanath dengan tagline “HEBAT”.

Marchel mengemukakan, instruksi perpanjangan penjaringan juga mengarahkan kepada DPD dan DPC Partai Demokrat agar segera melaporkan hasil penjaringan, peta politik, rencana koalisi, rencana pasangan kepala daerah dan hasil survei sesuai dengan lembaga survei.

Bagi daerah yang telah mengirim atau melaporkan hasil penjaringan dapat berkonsultasi dengan Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) DPP Partai Demokrat.

“Jadi para Balon Gubernur dan Wagub, baik yang mendaftar sebelum maupun waktu perpanjangan hendaknya bersiap untuk dikoordinasikan agar data dibutuhkan bisa dilengkapi sebelum disampaikan kepada KPP DPP Partai Demokrat,” ujarnya.

Sebelumnya, penjaringan awal tercatat Balon Gubernur yakni petahana Gubernur Maluku, Said Assagaff, Komandan Korps Brimob, Irjen Pol. Murad Ismail, Dirjen Pembangunan Kawasan Pendesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Johozua Max Yoltuwu serta Kepala Badan Ketahanan Pangan Maluku, Zidik Sangadji.

Selain itu, Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno, Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulissa, mantan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jakobus Puttileihalat yang juga mantan Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, mantan Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Bitzael Sylvester Temar serta pengusaha, Jacky Noya.

Sedangkan, Balon Wagub lainnya adalah anggota Fraksi Demokrat DPRD Maluku, Melkias Frans, Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, Mozes Rudy Timisela, Bupati Maluku Tenggara, Andreas Rentanubun dan mantan anggota Fraksi Demokrat Maluku, Liliane Aitonam.

Marchel mengatakan, Partai Demokrat Maluku dengan enam kursi di DPRD setempat ini bagaikan ‘nona manis’ yang tinggal berkoalisasi dengan partai politik (Parpol) lain untuk memenuhi persyaratan sembilan kursi.

Apalagi, hasil pemilihan legislatif pada 2014 Partai Demokrat menempatkan 28 kader di enam daerah pemilihan (Dapil) tersebar di 11 kabupaten/kota, kecuali Seram Bagian Timur (SBT).

“Jadi dengan infrastruktur partai yang memiliki jaringan di 11 kabupaten/ kota, maka layak sekiranya Partai Demokrat saat ini menjadi pilihan Balon Gubernur dan Wagub untuk mendapatkan rekomendasi,” tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: