dari katong par katong samua

Dishub Ambon Berlakukan Buka Tutup Arus Lalu Lintas Di Kawasan Jalan Rijaly

72

AMBONMANISE.COM- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette mengatakan, untuk mengurangi kepadatan kendaraan di ruas jalan Tulukabessy hingga Jalan Sudirman Batu Merah, maka pihaknya berencana berlakukan buka tutup arus lalu lintas di kawasan Rijaly Belakang Soya kelurahan Karang Panjang.

“Saat pagi hingga sore hari, ruas jalan ini diberlakukan satu jalur. Pukul 16.00-19.00 Wit, akan dibuka dua jalur. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan Tulukabessy hingga Jenderal Sudirman Batu Merah,” kata Sapulette kepada wartawan, Senin (27/8) di gedung DPRD Kota Ambon siang tadi seraya menambahkan akan berkordinasi dengan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Ambon.

Selain buka tutup arus lalu lintas di kawasan Rijaly, pihaknya juga akan menata jalur transportasi angkutan umum Batu Merah.

“Selama ini, kemacetan di ruas jalan Tulukabessy hingga Jenderal Sudirman lantaran angkot Batu Merah dari arah Mardika melakukan crossing atau memotong jalur. Satlantas maupun Petugas Perhubungan yang bertugas dikawasan itu, setiap saat harus menghentikan kedaraan agar angkot ini bisa lewat. Ini yang menghambat arus lalu lintas dan terjadi penumpukan kendaraan di kawasan itu,” ujar ia.

Olehnya itu, Dishub Ambon akan membuat rute baru khusus untuk angkot jurusan Batu Merah.

“Tokoh-tokoh masyarakat Batu Merah sudah sepakat agar rutenya dirubah. Angkot jurusan Batu Merah dari arah Mardika akan berputar dari arah Tantui baru masuk ke Batu Merah Kampong. Kita harap, dengan rute baru ini, tidak lagi terjadi crossing kendaraan,” kata ia.

Untuk mendukung semuanya itu lanjut ia, Dishub Ambon akan menambahkan Road Barrier (salah satu jenis alat keamanan jalan kendaraan yang digunakan sebagai pembatas jalan) sebanyak 300 buah.

“Kita sudah berkordinasi dengan Komisi III DPRD Kota Ambon untuk pengadaan Road Barrier sebanyak 300 buah pada APBD Perubahan 2018. Semoga usulan kita disetujui,” harap ia.

Selain itu, pangkalan ojek maupun becak dikawasan itu akan dipindahkan. Sehingga tidak mengganggu laju arus lalu lintas.

“Pangkalan ojeknya akan kita geser ke dalam, sehingga ruas jalan di kawasan itu semakin luas. Hal ini disetuji oleh tokoh-tokoh masyarakat saat pertemuan dengan Pemkot Ambon,” tutup ia. (AM-01)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: